kryptowaehrung365.com

kryptowaehrung365.com situs informasi kripto terbaik dan terlengkap 2026

Grafik Bitcoin naik ke 78.348 dolar lalu turun ke 76.000 dolar setelah Iran buka dan tutup kembali Selat Hormuz dalam 24 jam April 2026
Kripto News terkini

Dalam 48 Jam: Hormuz Dibuka, Bitcoin Meledak ke $78.348 — Lalu Hormuz Ditutup Lagi dan $762 Juta Habis Terlikuidasi

Oleh Redaksi kryptowaehrung365 (https://kryptowaehrung365.com/) | 19 April 2026 | Waktu Baca: ±8 menit


Grafik Bitcoin naik ke 78.348 dolar lalu turun ke 76.000 dolar setelah Iran buka dan tutup kembali Selat Hormuz dalam 24 jam April 2026
Grafik Bitcoin naik ke 78.348 dolar lalu turun ke 76.000 dolar setelah Iran buka dan tutup kembali Selat Hormuz dalam 24 jam April 2026

Tidak ada yang menyangka pasar kripto akan mengalami rollercoaster seperti ini dalam kurun waktu kurang dari dua hari.

Jumat sore: Iran membuka Selat Hormuz. Bitcoin meledak ke $78.348. Short seller kehilangan $593 juta dalam satu sesi. Pasar merayakan apa yang terlihat seperti terobosan diplomatik terbesar dalam konflik AS-Iran.

Sabtu siang: Iran menutup Selat Hormuz lagi. Bitcoin mundur ke $76.000. Dan di saat yang bersamaan, eksploit terbesar di dunia DeFi sepanjang 2026 baru saja menghantam — $292 juta tersedot keluar dari Kelp DAO dalam hitungan menit.

Hari ini, Minggu 19 April 2026, pasar kripto global sedang dalam mode pencernaan total. Setelah minggu yang mengguncang — dengan Bitcoin naik lebih dari 14% sejak awal April, short squeeze terbesar sepanjang tahun, dan kini hacks yang memperburuk sentimen — pasar berdiri di persimpangan yang sangat kritis: 22 April, batas waktu gencatan senjata, hanya tiga hari lagi.


Kronologi 48 Jam yang Mengubah Segalanya

Untuk memahami kondisi pasar hari ini, perlu menelusuri urutan kejadian yang tidak akan mudah dilupakan oleh trader kripto mana pun:

Jumat, 17 April — Sesi Asia Awal: Bitcoin berdiri kokoh di $74.935, masih berjuang menembus sell wall $76.000 yang sudah tiga kali menolaknya.

Jumat, 17 April — Sore (Waktu AS): Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan via X bahwa Selat Hormuz “sepenuhnya terbuka” bagi semua kapal dagang komersial. Presiden Trump langsung merespons di Truth Social dengan klaim bahwa Iran telah menyetujui “penangguhan tak terbatas” program nuklirnya. Pasar bereaksi dalam hitungan detik — Bitcoin menembus $76.000, $77.000, dan mencapai $78.348 sebagai level tertinggi sejak 4 Februari. Minyak Brent anjlok dari $100 ke di bawah $89 per barel. Total likuidasi kripto: $762 juta — dengan $593 juta berasal dari posisi short yang terpaksa ditutup. Ini adalah salah satu short squeeze terbesar yang pernah terjadi di pasar kripto sepanjang 2026.

Sabtu, 18 April — Siang: IRGC (Korps Garda Revolusi Islam Iran) mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup kembali. Alasannya: AS masih mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal Iran, yang menurut Tehran merupakan pelanggaran kesepakatan. Bitcoin mundur dari $78.000 kembali ke kisaran $76.000. Minyak rebound.

Sabtu, 18 April — Malam: Di tengah pergolakan geopolitik itu, berita berbeda datang dari dalam ekosistem kripto sendiri: bridge protokol Kelp DAO dieksploitasi. Attacker berhasil menyedot 116.500 rsETH — sekitar 18% dari total supply yang beredar — senilai $292 juta. Emergency freeze diberlakukan di Aave, SparkLend, Fluid, dan Upshift. Ini adalah eksploit kripto terbesar sepanjang 2026 hingga saat ini.


Membedah Short Squeeze $762 Juta: Terbesar di 2026

Angka $762 juta dalam satu sesi adalah angka yang perlu diletakkan dalam konteks yang benar untuk dipahami sepenuhnya.

Selama 46+ hari berturut-turut sebelum Jumat, funding rate perpetual Bitcoin konsisten negatif — trader membayar biaya setiap hari untuk mempertahankan posisi short mereka. Ini adalah sinyal ekstrem bahwa pasar secara sistematis bertaruh bahwa Bitcoin akan turun. Ketika kondisi seperti ini berlangsung lama, ia menciptakan situasi yang ibarat memegang pegas yang semakin tertekan — semakin lama, semakin besar energi yang tersimpan, dan semakin eksplosif pelepasannya ketika terjadi.

Pembukaan Hormuz adalah pemicu yang menekan tombol lepas. Dalam hitungan jam:

  • $382 juta posisi short Bitcoin dilikuidasi
  • $167 juta posisi short Ethereum dihapus
  • Sisanya tersebar di altcoin — SOL, XRP, DOGE, dan lainnya
  • Total: $762 juta dari 168.336 trader di seluruh dunia

Untuk perspektif: short squeeze pertama saat gencatan awal diumumkan 8 April menghasilkan $595 juta. Jumat kemarin melampaui itu. Ini adalah akumulasi dua short squeeze terbesar bulan ini — semuanya dipicu oleh satu jalur pelayaran di Teluk Persia.

Yang menarik: meski Hormuz kemudian ditutup kembali dan Bitcoin mundur ke $76.000, short base yang sudah terhapus tidak kembali secepat biasanya. Mereka yang baru saja kehilangan $593 juta dari posisi short tidak akan langsung membuka posisi baru dalam 24 jam. Ini berarti struktur derivatif pasar saat ini lebih bersih dari yang terlihat dalam beberapa bulan terakhir.


XRP Memimpin Pasar Minggu Ini dengan +8%

Di tengah drama Bitcoin dan Hormuz, ada satu aset yang diam-diam mencatat performa mingguan terbaik di antara semua aset kripto besar: XRP.

Data mingguan per hari ini menunjukkan:

AsetKinerja Mingguan
XRP+8% (pemimpin)
ETH+5,2%
BNB+4,6%
BTC+4,5%
SOL-1,3%
DOGE-2,1%

Outperformance XRP bukan tanpa alasan. Ada tiga katalis yang menopang XRP secara spesifik minggu ini:

Pertama, momentum CLARITY Act. Meski teks stablecoin yield masih tertunda, keseluruhan narasi regulasi AS sedang bergerak ke arah yang sangat menguntungkan XRP secara fundamental. Jika CLARITY Act berhasil melewati markup akhir April, XRP mendapat kepastian hukum permanen dan membuka pintu bagi bank untuk menggunakan XRP Ledger secara resmi dalam sistem pembayaran.

Kedua, Société Générale (SG-FORGE) telah men-deploy stablecoin euro MiCA-compliant mereka, EURCV, di XRP Ledger — mengikuti deployment sebelumnya di Ethereum, Solana, dan Stellar. Ini adalah adopsi nyata dari institusi keuangan mainstream Eropa yang memilih XRP Ledger sebagai infrastruktur.

Ketiga, sentimen komunitas XRP yang sangat sensitif terhadap setiap perkembangan regulasi positif. Dengan SEC roundtable CLARITY Act sudah berlangsung dan Senat kembali dari recess, komunitas XRP berada dalam mode antisipatif yang tinggi.


Kelp DAO $292 Juta: Eksploit DeFi Terbesar 2026

Di luar drama geopolitik, berita yang paling mengkhawatirkan dari akhir pekan ini datang dari dalam ekosistem DeFi sendiri.

Pada Sabtu, Kelp DAO — protokol liquid staking berbasis Ethereum yang mengelola rsETH (restaked ETH) — mengalami eksploit melalui bridge berbasis LayerZero mereka. Attacker berhasil menyedot 116.500 rsETH, setara sekitar 18% dari seluruh supply yang beredar, dengan nilai $292 juta pada harga saat kejadian.

Dalam respons darurat, protokol-protokol DeFi utama yang memiliki eksposur ke rsETH langsung membekukan aktivitas terkait:

  • Aave — freeze kolateral rsETH
  • SparkLend — hentikan lending rsETH
  • Fluid — emergency pause
  • Upshift — freeze vault yang terekspos

rsETH yang berada di dalam posisi-posisi ini tidak bisa dipindahkan, menjadikannya “stranded” di setidaknya 20 chain yang berbeda — sebuah situasi yang menggambarkan betapa kompleks dan saling terhubungnya ekosistem DeFi modern.

Bagaimana ini bisa terjadi? Berdasarkan investigasi awal yang dikutip CoinDesk, attacker memanfaatkan kerentanan pada bridge LayerZero-powered Kelp. LayerZero adalah protokol interoperabilitas yang memungkinkan transfer aset lintas chain — dan justru kompleksitas mekanisme cross-chain inilah yang menjadi permukaan serangan.

Ini mengingatkan kembali pada pola yang berulang dalam sejarah DeFi: ekosistem yang semakin canggih dan saling terkoneksi menciptakan permukaan serangan yang lebih luas. Semakin banyak chain yang terhubung melalui bridge, semakin banyak titik lemah yang potensial bisa dieksploitasi.

Kerugian $292 juta menjadikan Kelp DAO sebagai eksploit terbesar di dunia kripto sepanjang 2026 — melampaui hack Drift Protocol senilai $285 juta yang terjadi pada 1 April lalu. Dua eksploit DeFi di atas $285 juta dalam satu bulan yang sama adalah angka yang belum pernah terjadi sebelumnya.


Mengapa Hormuz Ditutup Lagi? Memahami Dinamika yang Sesungguhnya

Penutupan kembali Selat Hormuz oleh IRGC pada Sabtu siang tidak terjadi secara tiba-tiba — ia adalah manifestasi dari ketegangan yang sudah terlihat jelas sejak pengumuman pembukaan Hormuz pada Jumat.

Inti permasalahannya: Iran dan AS memiliki interpretasi yang sangat berbeda tentang apa yang disepakati dalam gencatan senjata.

Versi Iran (IRGC): Pembukaan Hormuz dilakukan sebagai respons atas gencatan senjata Lebanon dan sebagai langkah menuju de-eskalasi yang lebih luas. Syaratnya adalah AS juga mencabut atau melonggarkan blokade terhadap kapal-kapal Iran. Ketika AS tidak melakukan hal itu — bahkan Trump mengklaim lebih banyak dari yang sebenarnya disepakati — Tehran menganggap kondisi sudah dilanggar dan menutup kembali.

Versi AS (Trump): Iran sudah menyetujui “penangguhan tak terbatas” program nuklir dan keterbukaan Hormuz adalah komitmen permanen. Klaim ini jauh lebih kuat dari apa yang sebenarnya dikonfirmasi oleh pihak Iran.

Kesenjangan antara kedua narasi inilah yang sebenarnya paling berbahaya. Bukan hanya karena Hormuz kembali tertutup, tapi karena kepercayaan antar pihak sudah sangat tipis — dan perundingan yang akan datang hanya tinggal tiga hari.

Gencatan senjata resmi berakhir 22 April. Apakah ada kesepakatan perpanjangan, atau eskalasi baru? Ini adalah pertanyaan yang akan menentukan arah Bitcoin dalam 72 jam ke depan.


Bitcoin di $76.000: Support atau Batu Loncatan?

Pagi ini Bitcoin diperdagangkan di kisaran $76.000 — level yang minggu lalu masih merupakan resistensi yang tidak bisa ditembus, kini berperan sebagai support setelah semua drama yang terjadi.

Ini adalah pergeseran struktural yang signifikan. Meski Bitcoin mundur dari puncak $78.348, ia tidak turun jauh. Fakta bahwa $76.000 kini menjadi floor alih-alih ceiling adalah indikator bahwa basis dukungan di level ini semakin solid.

Beberapa sinyal yang perlu dipantau:

Positif: Short base yang sudah terhapus besar-besaran berarti tekanan jual derivatif berkurang. Institusi masih membeli melalui ETF. XRP dan altcoin menunjukkan kekuatan relatif yang menjadi tanda awal distribusi capital yang lebih luas.

Negatif: Kelp DAO hack bisa memicu sentimen risk-off jangka pendek di segmen DeFi. Penutupan Hormuz kembali berarti minyak rebound dan kekhawatiran inflasi tidak sepenuhnya hilang. Dan 22 April adalah batas waktu yang masih sangat dekat dan penuh ketidakpastian.

Level kritis: Analis menempatkan $73.000–$74.000 sebagai floor yang harus dipertahankan agar tren pemulihan April tetap intakt. Di sisi atas, $78.000 adalah gerbang yang jika berhasil ditembus dan dipertahankan, membuka jalur menuju $80.000 yang sudah menjadi target utama pasar.


Stripe, Alcoa, dan Kelanjutan Adopsi Institusional

Di tengah volatilitas geopolitik dan hack DeFi, ada beberapa berita adopsi institusional yang patut dicatat karena memberikan konteks jangka menengah yang positif:

Stripe menggandakan komitmen ke blockchain dan stablecoin, menyatakan ambisi untuk menjadi “AWS untuk uang” — infrastruktur pembayaran global yang akan memproses transaksi keuangan dunia. Permintaan terbesar berasal dari Global South dan transaksi lintas batas, di mana kartu kredit sering gagal dan mata uang tidak stabil.

Alcoa sedang dalam negosiasi lanjutan untuk menjual smelter aluminium dormant Massena East di New York kepada perusahaan Bitcoin mining NYDIG. Ini adalah tanda bahwa industri Bitcoin mining terus memperluas infrastrukturnya, mengambil alih fasilitas industri tradisional yang sudah tidak efisien.

Dua berita ini tidak menggerakkan pasar secara langsung — tapi bersama-sama dengan MSBT Morgan Stanley, Schwab Crypto, dan stablecoin HSBC Hong Kong, mereka membentuk gambaran besar yang semakin jelas: infrastruktur keuangan mainstream sedang secara sistematis dibangun ulang di atas rel blockchain dan kripto.


Kesimpulan: Pasar Kripto di Titik Paling Penuh Drama dalam 2026

Minggu ini akan dikenang sebagai salah satu minggu paling dramatis dalam sejarah kripto 2026. Dalam tujuh hari, pasar mengalami: short squeeze terbesar tahun ini ($593 juta), Bitcoin menyentuh level tertinggi dua bulan ($78.348), Hormuz dibuka lalu ditutup kembali dalam 24 jam, dan eksploit DeFi terbesar tahun ini menghantam ($292 juta).

Semua ini terjadi dengan gencatan senjata yang berakhir tiga hari lagi.

Pasar kripto memasuki minggu ketiga April dalam kondisi yang jauh lebih kuat secara struktural dari awal bulan — Bitcoin naik lebih dari 14%, short base yang sudah lebih bersih, dan adopsi institusional yang terus mengalir. Namun risiko geopolitik belum hilang. Ia hanya berpindah ke babak berikutnya.

Yang pasti: pembaca yang memantau perkembangan ini dari Indonesia tidak akan kekurangan drama untuk disimak. Dan di kryptowaehrung365.com, kami akan terus menghadirkan analisis yang paling dalam dan paling aktual untuk setiap bab dari cerita besar ini.


Artikel ini disusun berdasarkan laporan dari CoinDesk, Bitcoin.com News, Kompas.com, Coinvestasi, dan data pasar real-time per 19 April 2026. Data likuidasi dari CoinGlass. Bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan keuangan.

Sumber Referensi:

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *