kryptowaehrung365.com

kryptowaehrung365.com situs informasi kripto terbaik dan terlengkap 2026

Strategy MicroStrategy kini memegang 815.061 Bitcoin melampaui BlackRock IBIT 802.823 BTC untuk pertama kali dalam era ETF April 2026
Kripto News terkini

Strategy Resmi Kalahkan BlackRock: 815.061 BTC — Pertama Kali dalam Sejarah Korporat Mengungguli ETF Terbesar Dunia

Oleh Redaksi kryptowaehrung365 (https://kryptowaehrung365.com/) | 21 April 2026 | Waktu Baca: ±8 menit


Di tengah hitungan mundur terakhir menjelang berakhirnya gencatan senjata AS-Iran besok, 22 April, pasar kripto mendapatkan berita yang akan dikenang jauh melampaui drama geopolitik minggu ini: Strategy (sebelumnya MicroStrategy) kini resmi menyalip BlackRock sebagai pemegang Bitcoin terbesar di dunia.

Senin kemarin, Michael Saylor mengumumkan melalui SEC filing dan posting di X bahwa Strategy membeli 34.164 BTC senilai $2,54 miliar antara 13 hingga 19 April 2026. Total kepemilikan perusahaan kini mencapai 815.061 BTC — melampaui BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) yang memegang 802.823 BTC. Ini adalah pertama kalinya dalam era ETF Bitcoin sebuah treasury korporat mengalahkan ETF terbesar di dunia dalam hal kepemilikan Bitcoin.

Pada saat yang hampir bersamaan, perusahaan Ethereum treasury BitMine mengumumkan pembelian 101.627 ETH senilai lebih dari $230 juta dalam satu minggu — pembelian ETH mingguan terbesar sepanjang 2026.

Sementara itu, Bitcoin sendiri membuktikan ketahanannya: setelah dip ke $73.763 di awal pekan, ia rebound ke $75.685 — naik 2,4% dalam 24 jam, meski ceasefire berakhir besok dan Selat Hormuz masih tertutup.

Dua narasi besar sedang bergerak ke arah yang berlawanan hari ini: geopolitik menekan jangka pendek, akumulasi institusional membangun fondasi jangka panjang. Dan data hari ini menunjukkan dengan sangat jelas mana yang lebih kuat secara struktural.


Sejarah Baru: Strategy Melampaui BlackRock untuk Pertama Kalinya

Untuk memahami betapa signifikannya momen ini, perlu melihat gambaran besar dari apa yang baru saja terjadi.

Pembelian 34.164 BTC senilai $2,54 miliar antara 13–19 April adalah pembelian terbesar ketiga dalam seluruh sejarah Strategy — hanya kalah dari pembelian 55.500 BTC dan 51.780 BTC yang dilakukan pada November 2024. Namun dalam konteks minggu lalu yang penuh volatilitas geopolitik — Hormuz dibuka, ditutup lagi, Iran tolak negosiasi, AS sita kapal Iran — keputusan untuk menyuntikkan $2,54 miliar dalam satu minggu adalah deklarasi kepercayaan diri yang luar biasa.

Cara Strategy mendanai pembelian ini juga patut dicatat. Sebesar $2,18 miliar (85,7%) berasal dari penjualan saham preferen STRC — instrumen yang sengaja dirancang Strategy untuk menjadi mesin pembelian Bitcoin yang berkelanjutan tanpa mendilusi pemegang saham MSTR secara berlebihan. Sisanya $366 juta dari penjualan saham biasa Class A. Pada 13 April saja, Strategy mencatat pembelian historis 7.741 BTC dalam satu sesi — yang kemudian dipecahkan keesokan harinya dengan 9.364 BTC. Dua hari itu saja menghasilkan 17.204 BTC — naik 518% dari rata-rata empat minggu sebelumnya.

Perbandingan kritis:

EntitasKepemilikan BTCJenis
Strategy (MSTR)815.061 BTCTreasury korporat
BlackRock IBIT802.823 BTCETF institusional
Fidelity FBTC~193.000 BTC (est.)ETF institusional
Pemerintah AS~200.000 BTCSeizure aset

Angka ini bukan sekadar rekor perusahaan. Ini adalah perubahan paradigma. Selama setahun sejak ETF Bitcoin spot disetujui di AS, pertanyaan yang selalu muncul adalah: “Siapa yang memegang Bitcoin lebih banyak — BlackRock atau Saylor?” Hari ini, pertanyaan itu terjawab — dan jawabannya adalah sesuatu yang hampir tidak ada yang prediksi mungkin terjadi secepat ini.

Saylor sendiri merangkumnya dalam satu angka di posting X-nya: BTC Yield 9,5% year-to-date 2026. Dalam bahasa yang lebih sederhana: kepemilikan Bitcoin per saham Strategy naik 9,5% sejak awal tahun — bahkan di tengah pasar yang turun dari $126.000 ke kisaran $75.000.


BitMine: Fenomena Baru Treasury Ethereum yang Diam-diam Mengejutkan Pasar

Jika Strategy adalah cerita terbesar Bitcoin minggu ini, BitMine adalah cerita terbesar Ethereum — dan masih jarang dibahas secara mendalam.

BitMine mengumumkan pembelian 101.627 ETH dalam satu minggu, senilai lebih dari $230 juta pada harga saat pembelian. CEO Tom Lee menyebutnya sebagai “pembelian dengan kecepatan tercepat sejak pekan 15 Desember 2025” — dan mengkonfirmasi bahwa perusahaan telah mempertahankan laju akumulasi ETH yang kuat selama empat minggu terakhir.

BitMine kini mendekati 5 juta ETH dalam kepemilikannya — sebuah angka yang akan menjadikannya pemegang ETH korporat terbesar yang pernah ada jika tren ini berlanjut. Tom Lee juga membuat pernyataan yang cukup berani: “Skenario base case kami adalah ‘mini crypto winter’ untuk Ethereum akan segera berakhir.”

Mengapa pembelian ETH berskala ini penting secara struktural?

Berbeda dengan Bitcoin yang suplainya tetap (21 juta BTC), Ethereum memiliki mekanisme burn yang aktif. Setiap transaksi di jaringan Ethereum membakar sebagian ETH sebagai biaya. Dengan transaksi on-chain Ethereum yang mencetak rekor 200,4 juta di Q1 2026 dan stablecoin supply di $180 miliar, tekanan burn sedang meningkat — sementara BitMine sedang menyedot supply dari pasar dalam jumlah besar secara bersamaan. Ini adalah setup supply shock yang serupa dengan apa yang dilakukan Strategy terhadap Bitcoin, hanya saja diterapkan pada Ethereum yang belum mendapat perhatian sebanyak itu dari sisi korporat.

Narasi yang sedang terbentuk: corporate treasury adoption tidak hanya terjadi di Bitcoin — ia mulai menyebar ke Ethereum. Dan ketika pola ini terulang di Ethereum seperti yang terjadi di Bitcoin dua tahun lalu, implikasi harganya bisa sangat besar.


Bitcoin Rebound $75.685: Membaca “Genuine Demand” di Tengah Kebisingan Geopolitik

Bitcoin yang berhasil rebound dari low $73.763 ke $75.685 dalam satu sesi Senin kemarin adalah sinyal yang lebih penting dari yang terlihat di permukaan.

Jasper De Maere, trader dari Wintermute — salah satu market maker kripto terbesar di dunia — menyebut ini sebagai “genuine demand” yang berbeda dari rally-rally sebelumnya. Dalam kalimatnya: “Fakta bahwa harga tidak sepenuhnya berbalik meski ada ketegangan baru menunjukkan adanya permintaan nyata.” Yang lebih penting, ia menambahkan bahwa tidak seperti rally-rally sebelumnya di 2026 yang didominasi leverage, rally saat ini lebih sedikit bergantung pada posisi leverage — artinya lebih tahan terhadap guncangan jangka pendek.

Data yang mendukung thesis “genuine demand” ini:

Bitcoin ETF inflows hampir $1 miliar minggu lalu. BlackRock IBIT menyerap $906 juta sendirian dalam sepekan — angka terbesar sejak pertengahan Januari 2026. Morgan Stanley Bitcoin Trust (MSBT) menyerap $71 juta dalam minggu perdananya. Total inflow mingguan merupakan “penyerapan kapital mingguan tertinggi sejak pertengahan Januari 2026”.

1,8 miliar dolar Bitcoin ditarik dari float sekunder dalam 21 hari. Ini berarti pasokan Bitcoin yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar bebas menyusut $1,8 miliar dalam tiga minggu — kombinasi dari ETF yang terus menyerap, Strategy yang mengunci 815.061 BTC, dan BitMine yang mengunci ratusan ribu ETH. Ini adalah supply shock kumulatif yang sangat nyata.

Short seller masih membayar biaya mahal untuk mempertahankan posisi. Funding rate negatif yang sudah berlangsung 46+ hari terus menciptakan tekanan asymmetric: setiap hari posisi short dipertahankan, biayanya terus bertambah. Analis Bitcoin News Digest mengidentifikasi cluster short liquidity senilai besar di antara $80.000–$85.000 — sebuah “trigger zone” yang jika tersentuh, bisa memicu short squeeze keempat dalam sebulan.


DeFi Dalam Krisis: TVL Turun $14 Miliar ke Terendah Setahun

Di sisi lain dari ekosistem, DeFi sedang dalam kondisi paling tertekan dalam setahun terakhir — sebagian besar akibat dampak lanjutan dari hack Kelp DAO $292 juta akhir pekan lalu.

Total Value Locked (TVL) di seluruh protokol DeFi turun $14 miliar sejak kejadian hack, mencapai level terendah dalam satu tahun. rsETH yang tersangkut di 20 chain berbeda akibat emergency freeze di Aave, SparkLend, Fluid, dan Upshift belum sepenuhnya pulih. Komunitas DeFi bergulat dengan pertanyaan fundamental yang terus berulang setiap kali hack besar terjadi: apakah kompleksitas cross-chain yang semakin tinggi menciptakan risiko sistemik yang tidak sepadan dengan manfaatnya?

Pada saat yang sama, CoinDesk 20 — indeks yang mencakup 20 aset kripto terbesar — masih dalam tekanan. AAVE turun 22,9% secara mingguan, langsung terhantam oleh paparan hack Kelp. ICP turun 7,9%. Hanya BTC (-2,5%) dan BNB (-2,3%) yang mencatat kerugian paling kecil di antara seluruh aset dalam indeks — konfirmasi bahwa capital sedang berkonsentrasi di large-cap sambil menjauhi aset-aset yang lebih berisiko.

Pola ini — capital berkonsentrasi di Bitcoin, menjauhi altcoin dan DeFi kecil — adalah pola khas dari pasar yang didominasi headline makro dan geopolitik. Ini bisa berubah dengan cepat jika CLARITY Act markup terkonfirmasi atau ceasefire diperpanjang — tapi untuk saat ini, Bitcoin dan Ethereum large-cap adalah tempat modal bersembunyi.


Besok 22 April: Apa yang Pasar Sudah Hargai vs. Apa yang Belum

Dengan gencatan berakhir besok, pertanyaan paling penting hari ini bukan “apa yang terjadi besok” — tapi “apa yang sudah dihargai oleh pasar vs. apa yang belum”.

Yang sudah dihargai: Pasar sudah mempertimbangkan kemungkinan tinggi bahwa gencatan berakhir tanpa perpanjangan langsung. Bitcoin sudah turun dari $78.348 ke $75.685 — penurunan sekitar 3,5% dari puncak — yang mencerminkan pricing ulang atas risiko geopolitik yang lebih tinggi. Minyak sudah kembali naik 7% dari levelnya setelah Hormuz dibuka. Polymarket sudah menempatkan probabilitas Hormuz normal sebelum 30 April hanya di 28%.

Yang belum dihargai: Sebuah skenario positif-kejutan — misalnya pengumuman perpanjangan gencatan menit-menit terakhir, atau komitmen untuk kembali ke meja negosiasi dalam 72 jam — belum dihargai sama sekali oleh pasar. Jika terjadi, reaksinya bisa sangat eksplosif karena ekspektasi sudah sangat rendah. Ini adalah dinamika asimetri yang sering terjadi: ketika semua orang sudah mengharapkan yang buruk, berita yang “hanya agak buruk” pun bisa memicu relief rally.

Di sisi lain, skenario eskalasi penuh — serangan baru, penutupan Hormuz permanen, atau retaliasi Iran terhadap aset AS — juga belum sepenuhnya dihargai. Setiap perkembangan di arah itu bisa mendorong Bitcoin kembali ke $70.000–$72.000 dengan cepat.


FOMC 28 April: Satu Pekan Lagi, Tapi Sudah Sangat Relevan

Dengan gencatan berakhir besok dan pasar dalam mode wait-and-see ekstra, FOMC 28–29 April menjadi semakin penting sebagai anchor berikutnya.

Dalam kondisi normal, pertemuan FOMC di mana Fed diperkirakan 99% akan mempertahankan suku bunga tidak akan banyak menggerakkan pasar. Tapi kondisi saat ini jauh dari normal:

  • Minyak yang kembali naik bisa mendorong CPI April lebih tinggi dari ekspektasi
  • Namun jika ceasefire berhasil diperpanjang dan Hormuz kembali dibuka, CPI Mei bisa turun signifikan
  • Powell harus berbicara dalam ketidakpastian makro tertinggi yang pernah ada dalam beberapa tahun terakhir

Satu sinyal dari Powell — sekecil apapun — tentang apakah Fed mulai mempertimbangkan pemangkasan di semester kedua 2026 bisa menggerakkan Bitcoin lebih dari $3.000–$5.000 dalam satu sesi. Dan dalam konteks supply shock korporat yang sedang terjadi, bahkan pemangkasan suku bunga satu kali saja bisa menjadi katalis untuk breakout melampaui $80.000.


Kesimpulan: Supply Shock Korporat Terbesar dalam Sejarah Kripto Sedang Terjadi Hari Ini

Artikel ini bisa saja hanya membahas drama geopolitik yang akan mencapai titik nadirnya besok. Tapi ada cerita yang jauh lebih besar yang sedang terjadi di bawah permukaan — dan inilah inti dari apa yang perlu dipahami investor kripto Indonesia hari ini.

Dalam satu minggu, Strategy menyerap $2,54 miliar Bitcoin dan kini memegang lebih banyak BTC dari ETF terbesar di dunia. BitMine menyerap $230 juta Ethereum. ETF Bitcoin menyerap hampir $1 miliar. Dan $1,8 miliar Bitcoin ditarik dari pasar sekunder dalam tiga minggu.

Ini bukan spekulasi retail yang mendorong harga naik. Ini adalah supply shock korporat dan institusional yang paling besar dan paling terkonsentrasi dalam seluruh sejarah Bitcoin — terjadi tepat di saat supply Bitcoin semakin langka pasca-halving, dan tepat di saat regulasi AS semakin jelas melalui CLARITY Act.

Geopolitik akan terus membuat headline. Ceasefire akan berakhir besok dan mungkin ada volatilitas. Tapi fondasi struktural yang sedang dibangun hari ini — oleh Strategy, oleh BlackRock, oleh BitMine, oleh ratusan institusi yang diam-diam mengakumulasi — adalah fondasi yang tidak hilang hanya karena satu berita dari Islamabad atau Tehran.

Pasar yang memahami perbedaan antara noise jangka pendek dan signal jangka panjang adalah pasar yang paling siap menghadapi apa yang datang setelah 22 April.


Artikel ini disusun berdasarkan laporan dari CoinDesk, Techi.com, CoinTribune, Incrypted, CoinTelegraph, dan Bitcoin News Digest per 21 April 2026. Data kepemilikan BTC dari SEC 8-K filing Strategy Inc. Bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan keuangan.

Sumber Referensi:

Strategy MicroStrategy kini memegang 815.061 Bitcoin melampaui BlackRock IBIT 802.823 BTC untuk pertama kali dalam era ETF April 2026
Strategy MicroStrategy kini memegang 815.061 Bitcoin melampaui BlackRock IBIT 802.823 BTC untuk pertama kali dalam era ETF April 2026

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *